Monday, May 19, 2014

Teori Kekakuan Harga (Sticky Prices Theory)

Teori Kekakuan Harga
Sticky Prices Theory

            Kita telah memasuki era dimana semua hal serba canggih dan praktis, itu semua berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, salah satu dampak dari globalisasi. Ilmu pengetahuan yang semakin maju dan kecanggihan teknologi membuat perubahan-perubahan nyata terus terjadi terhadap barang dan jasa yang tersedia di pasar. Akibatnya, selalu ada dan terjadi kenaikan-penurunan tingkat harga dalam perekonomian.
            Hal itu secara tidak langsung dapat menyebabkan kekakuan harga (sticky prices) dalam jangka pendek. Kekakuan harga ini menjelaskan bahwa harga barang dan jasa lambat dalam proses untuk menyesuaikan dirinya dalam menanggapi perubahan kondisi ekonomi. Mengapa hal itu bisa terjadi? Penyesuaian harga yang lambat tersebut sebagian terjadi karena adanya biaya-biaya yang harus dikeluarkan dalam rangka penyesuaian harga, yang disebut biaya menu. Istilah biaya menu itu sendiri dalam arti lebih mendalam dimaksudkan sebagai biaya yang dikeluarkan atau digunakan suatu restoran untuk membuat perubahan harga makanan yang dijualnya.
            Jika restoran ingin menaikkan harga nasi goreng, jus buah atau appetizer, sudah pasti menu yang menampilkan harga lama sebelum dinaikkan harus diganti sedemikian rupa. Hal ini tentulah memerlukan biaya. Namun, masalah utamanya, perubahan harga akan menimbulkan biaya yang lebih besar dibanding keuntungan tambahan yang dapat diperoleh. Biaya untuk membuat daftar menu yang baru mungkin termasuk diantaranya adalah pencetakan dan  distribusi serta waktu yang digunakan untuk penyesuaian lainnya. Berbagai bentuk biaya tersebut belum tentu dapat tertutupi oleh keuntungan tambahan yang diperoleh. Sehingga perusahaan cenderung lebih suka mempertahankan harga lama, walaupun resikonya pengurangan jumlah produksi/output perusahaan yang berpotensi menimbulkan penurunan keuntungan dan pengurangan jumlah pekerja.
            Dalam zaman modern ini pula, di kenyataan penjual dan pembeli tidak dapat bertemu tanpa adanya biaya mencari (search cost). Konsumen harus meluangkan waktu dalam mencari barang yang dibutuhkan dan disamping itu produsen membuat iklan atau pemberitahuan terbuka untuk menarik pembeli. Pada pasar yang memiliki aktivitas ekonomi yang tinggi (pasar tebal), akan terlihat bahwa biaya mencari akan berkurang dibandingkan pada pasar yang aktivitas ekonominya rendah (pasar tipis). Karena itu orang-orang cenderung menyukai pasar tebal, karena lebih banyak memiliki pilihan. Jika eksternalitas pasar yang tebal ini membantu menggeser biaya marginal ke atas pada saat resesi dan ke bawah pada saat ekonomi stabil, maka hal ini akan member kontribusi terjadinya kekakuan harga.
            Proses jual-beli dalam pasar membutuhkan biaya mencari. Pembeli selalu memiliki info terbatas  tentang harga termurah dalam pasar tersebut. Karena biaya mencari termasuk dalam proses belanja, maka penjual mempunyai kekuatan monopoli dikarenakan banyaknya konsumen membeli barang yang sama berulang-ulang kali, sehingga ada kecenderungan penjual menghalangi pembeli mencari ke tempat lain. Untuk itu penjual berusaha menghindari perubahan harga, karena bila harga naik maka reaksi konsumen akan pindah ke penjual lain, dan bila harga turun, reaksi konsumen akan lambat, karena perlu waktu untuk menyebarluaskan informasi tersebut kepada para pembeli. Perbedaan reaksi pada perubahan harga tersebut dapat menyebabkan terjadinya kekakuan harga.
            Jadi, banyak penyesuaian-penyesuaian dalam pasar terhadap tingkat harga, akan menyebabkan perusahaan mengalami ketertinggalan karena lambat reaksinya terhadap perubahan tingkat harga. Hal itu disebabkan karena perusahaan tidak mau mengeluarkan biaya-biaya tambahan. Dan perekonomian dengan high activities economy dapat membantu menggesar biaya marginal dan menyebabkan kekauan harga. Perbedaan reaksi pada perubahan harga dengan pembeli yang memiliki informasi terbatas juga dapat menimbulkan kekakuan harga.

3 comments:

  1. terima kasih, saya jadi sangat paham tenteang teori ini

    ReplyDelete
  2. MGM: BetMGM casinos could win big in New Jersey
    MGM Resorts has agreed 영앤 리치 토토 to offer 토토 축구 중계 넷마블 a special deal 토토사이트 개설 샤오미 in New 토토 결과 Jersey. MGM Resorts says 안전한 사이트 it's preparing to open a new gambling market in the state.

    ReplyDelete
  3. High decision encoders, paired with and the most recent SERVO and SPINDLE HRV Control combine to ship our Nano Control Servo system for high pace, excessive precision and excessive effectivity. Specifically designed and engineered for your requirements, all our KOMO CNC machines, components and our service division have been designed Children's Health for max productiveness. Robust and highly effective machining of massive components, designed to function in excessive production websites as well as|in addition to} in software rooms.

    ReplyDelete